Universitas Atma Jaya dalam Menyuarakan Nilai-Nilai Keberagaman, Keadilan, dan Kemanusiaan di Era Globalisasi

[ad_1]
Universitas Atma Jaya dalam Menyuarakan Nilai-Nilai Keberagaman, Keadilan, dan Kemanusiaan di Era Globalisasi

Di tengah arus globalisasi yang semakin cepat, penting bagi perguruan tinggi untuk tetap memegang teguh nilai-nilai keberagaman, keadilan, dan kemanusiaan. Universitas Atma Jaya adalah salah satu contoh perguruan tinggi yang secara konsisten menyuarakan nilai-nilai tersebut dalam setiap aspek kehidupan kampusnya.

Keberagaman merupakan salah satu nilai utama yang dijunjung tinggi di Universitas Atma Jaya. Rektor Universitas Atma Jaya, Prof. Dr. A. Umar Fauzan, S.J., mengatakan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga dan diperkuat di tengah masyarakat yang semakin pluralistik. “Kita harus mampu menghargai perbedaan dan belajar dari satu sama lain agar dapat hidup berdampingan dengan damai,” ujarnya.

Keadilan juga menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan yang diambil oleh Universitas Atma Jaya. Menurut Dr. Agustinus Prasetyantoko, seorang pakar keadilan sosial, keberagaman tanpa adanya keadilan hanya akan menimbulkan ketidakadilan. “Universitas Atma Jaya telah berhasil menciptakan lingkungan yang inklusif dan adil bagi seluruh civitas academica,” katanya.

Kemanusiaan juga tak luput dari perhatian Universitas Atma Jaya. Prof. Dr. Yohanes Eko Riyanto, seorang ahli humaniora, menyebutkan bahwa kemanusiaan harus menjadi fokus utama dalam setiap interaksi antar individu di era globalisasi ini. “Universitas Atma Jaya telah berhasil menciptakan lingkungan yang humanis dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Dengan mengusung nilai-nilai keberagaman, keadilan, dan kemanusiaan, Universitas Atma Jaya terus berperan aktif dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepekaan sosial tinggi dan siap menghadapi tantangan globalisasi. Sebagai bagian dari masyarakat akademik, kita juga diharapkan dapat mengikuti jejak Universitas Atma Jaya dalam memperjuangkan nilai-nilai tersebut demi terciptanya dunia yang lebih baik.

Referensi:

1. Wawancara dengan Prof. Dr. A. Umar Fauzan, S.J., Rektor Universitas Atma Jaya

2. Prasetyantoko, Agustinus. (2018). Keadilan Sosial: Teori dan Realitas di Indonesia. Jakarta: Kompas.

3. Riyanto, Yohanes Eko. (2017). Humaniora di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
[ad_2]